PlayStation

Developer The Witcher 3 Jelaskan Alasan Fitur Aksesibilitas 'Bard's Ballad'

CD Projekt Red menjelaskan tujuan fitur aksesibilitas 'Bard's Ballad' di The Witcher 3 Remastered yang dirancang untuk membantu pemain yang merasa lelah atau kewalahan.

Oleh Redaksi DDS12-Game · · 2 menit baca

The Witcher 3: Wild Hunt — Remastered (screenshot resmi) — ilustrasi untuk berita: Developer The Witcher 3 Jelaskan Alasan Fitur Aksesibilitas 'Bard's Ballad'
Foto: CD PROJEKT RED via Steam — Materi promosi resmi (fair use editorial)

CD Projekt Red menyertakan rangkaian opsi aksesibilitas dalam The Witcher 3: Wild Hunt Remastered untuk mengurangi hambatan mekanis saat bermain. Fitur ini memungkinkan pemain menyesuaikan berbagai aspek gameplay agar pengalaman bermain terasa lebih nyaman.

Preset 'Bard's Ballad' untuk Mengurangi Beban Kognitif

Salah satu penambahan utama dalam versi Remastered ini adalah adanya preset bernama 'Bard's Ballad'. Menurut Karolina Niewęgłowska, Director of Player Experience untuk versi Remastered, fitur ini dirancang khusus untuk pemain yang kesulitan berkonsentrasi, termasuk mereka yang memiliki ADHD atau mengalami kelelahan kognitif akibat kondisi seperti depresi.

Niewęgłowska menjelaskan bahwa fitur ini juga ditujukan bagi orang-orang yang merasa lelah atau kewalahan dengan kesibukan dunia saat ini. Ia bahkan menyebutnya sebagai "tired parent mode" atau mode orang tua yang lelah, sebuah istilah yang muncul saat ia berdiskusi dengan rekannya. Jika kamu hanya memiliki waktu satu jam di akhir hari yang sibuk dengan energi yang terbatas, fitur ini hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Mengurangi Distraksi di Minimap

Selain pengaturan kesulitan, terdapat opsi kecil untuk membantu pemain yang mungkin merasa terganggu dengan banyaknya informasi di layar. Dalam preset Bard's Ballad, pemain bisa mematikan tampilan tanaman obat (herbs) dan mayat pada minimap.

Seperti dilaporkan Push Square, bagi sebagian orang, titik-titik di minimap justru menjadi distraksi yang memicu rasa takut ketinggalan (fear of missing out) atau dorongan untuk mengumpulkan semua hal di peta. Dengan mematikan fitur ini, pemain bisa lebih fokus menikmati cerita dan dunia game tanpa merasa terbebani untuk membersihkan setiap penanda di peta.

Niewęgłowska menekankan bahwa di dunia modern yang penuh dengan notifikasi, iklan, dan stimulasi digital, cara untuk mengelola beban kognitif menjadi jauh lebih penting daripada sebelumnya. Fitur ini memberikan kebebasan bagi pemain untuk menentukan cara mereka menikmati game sesuai kebutuhan masing-masing.

Apa artinya buat gamer Indonesia?

Kehadiran fitur aksesibilitas seperti ini sangat relevan bagi gamer Indonesia yang memiliki jadwal kerja atau kuliah yang padat. Mengingat banyak gamer di sini yang juga merupakan pekerja atau orang tua, opsi untuk mengubah gameplay menjadi lebih santai dan fokus pada cerita tanpa harus berkutat dengan mekanisme yang rumit akan sangat membantu.

Untuk saat ini, belum ada informasi resmi mengenai detail harga atau dukungan bahasa lokal untuk versi Remastered ini. Namun, fitur-fitur seperti ini biasanya sangat membantu pemain yang ingin menikmati judul besar seperti The Witcher 3 di tengah rutinitas harian yang melelahkan.

#The Witcher 3 #CD Projekt Red #PlayStation #Accessibility